Keunggulan Susu Formula S26 Tahap 2 untuk Si Kecil


Memilih susu formula lanjutan untuk buah hati Anda memang harus dilakukan dengan cermat. Banyaknya pilihan produk susu formula, tentu menuntut Anda untuk menjadi lebih selektif untuk memilih produk yang sesuai dengan kebutuhan si kecil. Salah satu produk susu yang bisa Anda pilih adalah S26 Tahap 2, berikut kelebihan dari susu formula tersebut.

Mengandung Omega 3 dan Omega 6

Susu formula S26 Promil ini memiliki kandungan Omega 3 dan Omega 6 yang memiliki manfaat untuk merangsang syaraf otak. Omega 3 atau asam linolenat dan Omega 6 atau asam linoleat yang dimiliki susu formula S26 ini bermanfaat untuk membentuk dan mendukung proses pembentukan membran sel pada otak si kecil.

Kedua kandungan nutrisi ini akan membantu memaksimalkan kecerdasan si kecil. Selain itu, zat gizi ini juga akan membuat panca indera menjadi lebih baik. Kedua asam lemak ini tidak bisa diproduksi sendiri oleh tubuh.

Oleh karena itu, pemenuhan nutrisi ini harus dihadirkan dari luar, baik dari makanan atau minuman yang dikonsumsi anak. Salah satunya adalah dengan memberikan susu S26 Promil Tahap 2.

Mengandung Selenium 

Selenium yang terkandung dalam susu formula S26 Tahap 2 memiliki fungsi sebagai antioksidan yang mampu menangkal radikal bebas. Zat ini merupakan zat gizi yang masing-masing berfungsi sebagai zat yang mendukung anak menjadi kuat. Radikal bebas tentu sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh si kecil.

Mengandung Protein

Protein sangat bermanfaat untuk membantu membangun dan memperbaiki sistem jaringan tubuh anak. Proses tumbuh kembang anak dapat berjalan baik tergantung pada seberapa besar buah hati Anda mendapatkan asupan protein yang cukup. Susu formula ini merupakan salah satu sumber protein yang baik untuk anak.

Mengandung AA, DHA, dan Vitamin A

Kandungan nutrisi AA, DHA, dan vitamin di dalam susu formula memiliki manfaat untuk mendukung perkembangan otak atau kecerdasan anak dan juga mendukung fungsi penglihatan. Tentunya ketiga kandungan nutrisi ini sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan tubuh si kecil.

Harga Ekonomis

Memiliki kandungan nutrisi yang menunjang pertumbuhan dan perkembangan si kecil susu formula S26 Tahap 2 ini bisa Anda dapatkan dengan harga berkisar dari Rp131.400 dalam boks ukuran 400 gram.

Diproses Secara Higienis

Proses pembuatan susu formula S26 Promil ini menggunakan mesin yang canggih dan tentu saja higienis. Anda tidak perlu cemas mengenai kebersihan tempat dan alat selama pembuatan susu. Bukan hanya itu, susu ini juga telah memiliki label halal dari Majelis Ulama Indonesia atau MUI.

Itulah keunggulan dari susu formula S26 Tahap 2 untuk buah hati Anda. Pastikan Anda memberikan susu yang sesuai dengan kebutuhan nutrisi si kecil. Dapatkan produk susu ini dan berbagai kebutuhan anak lainnya dengan mengunjungi situs resmi Orami di www.orami.co.id.

PR Perhatikan Hal Ini Sebelum Membeli Rumah Dengan Sistem KPR

PR Perhatikan Hal Ini Sebelum Membeli Rumah Dengan Sistem KPR

Memiliki rumah merupakan sebuah impian untuk semua orang, saat ini ada cara mudah untuk membeli rumah dengan menggunakan kredit. Istilah ini sering disebut sebagai KPR singkatan dari Kredit Pemilikan Rumah, yang bisa anda cicil melalui fasilitas kartu kredit, ada baiknya sebelum anda mengetahui informasi lebih lanjut anda telah mengerti bagaimana simulasi KPR dihitung.
Dengan mengetahui bagaimana hitungan dalam simulasi pada KPR, anda bisa lebih mengerti lagi kapasitas yang bisa anda dapatkan dalam pinjaman tersebut. Sehingga proses pembelian rumah bisa dengan mudah tercapai, terutama dengan adanya bantuan kredit yang saat ini bisa diaplikasikan pada setiap pembelian rumah oleh berbagai kalangan masyarakat.

Jenis-Jenis KPR yang Harus Anda Ketahui


1. KPR bersubsidi

Sebelum anda memastikan untuk menggunakan KPR sebagai alat untuk membeli rumah, maka anda harus mengerti terlebih dahulu berbagai jenisnya. Yang pertama adalah KPR bersubsidi, biasanya jenis yang satu ini merupakan kartu kredit yang diberikan kepada masyarakat, dengan penghasilan menengah kebawah untuk memenuhi kebutuhannya dalam membeli rumah atau merenovasinya.
Untuk jenis KPR yang satu ini masih diatur oleh pemerintah, sehingga hampir semua orang yang mengajukannya bisa mendapatkan fasilitas ini. Maka batasan dalam pemberian subsidi yang diberikan akan disesuaikan, dengan penghasilan utama dari yang memohon pinjaman, dengan maksimum kredit yang akan diberikan kepada peminjam.

2. KPR non-subsidi

Jika jenis diatas merupakan salah satu fasilitas kredit yang diberikan kemudahan dengan bantuan pemerintah, maka akan berbeda dengan jenis yang satu ini. Sebagai salah satu kredit non-subsidi, maka berbeda dengan penetapan atau aturan yang ditentukan oleh pemerintah, sehingga pemohonnya mungkin rata-rata kalangan menengah keatas.

Biasanya pemohon kredit akan diberikan syarat dan ketentuan, yang ditetapkan oleh pihak bank untuk berbagai jumlah pinjaman yang bervariatif. Dalam menentukan jumlah biasanya akan dilihat berdasarkan besarnya kredit atau suku bunga, yang nantinya akan dilakukan sesuai dengan kebijakan bank yang anda gunakan untuk melakukan pinjaman KPR.

Perbedaan Persyaratan KPR Untuk Wiraswasta dan Karyawan


Untuk anda yang saat ini berminat meminjam dana KPR, untuk melakukan kredit cicilan rumah akan ada perbedaan persyaratan, untuk anda yang notabene nya memiliki pekerjaan sebagai karyawan dan wiraswasta. Untuk anda yang berprofesi sebagai karyawan, anda akan diminta slip gaji sebagai jaminan penghasilan, serta akan dimintakan rekening tabungan kondisi keuangan 3 bulan terakhir.
Sedangkan untuk anda yang berprofesi sebagai wirausaha, tidak bisa sembarangan meminjam dana untuk KPR karena memang persyaratannya cukup berat. Biasanya anda akan dimintakan SIUP sebagai jaminan bahwa usaha anda, dapat menjamin keuangan anda untuk membayarkan cicilan kredit rumah ini untuk kedepannya, yang juga akan dilengkapi dengan kondisi keuangan terakhir.

Perhatikan Biaya Simulasi dan Administrasi


PR Perhatikan Hal Ini Sebelum Membeli Rumah Dengan Sistem KPR

Setiap bank akan memiliki perhitungan atau kebijakan tersendiri, untuk anda yang berminat untuk mengajukan kredit KPR. Maka dari itu penting untuk anda mengerti bagaimana simulasinya, sebelum memastikan memilih suatu bank tertentu, meskipun terkadang pada bebeapa bank simulasinya tidak akan jauh berbeda, dan berpatokan dengan suku bunga atau tenor kredit.

Untuk anda yang belum begitu paham tentang simulasinya, anda bisa mengakses beberapa website yang menyediakan hitungan simulasi KPR standar. Biasanya beberapa website tersebut akan menyediakan fasilitas untuk menghitung jumlah cicilan yang harus dibayarkan, sehingga anda tidak perlu mendatangi banyak bank dan mulai menanyakannya satu persatu.

Keuntungan Membeli Rumah Menggunakan KPR


1. Rumah impian cepat terwujud

Ada banyak keuntungan yang bisa anda dapatkan ketika menggunakan KPR untuk membeli rumah, terutama untuk anda yang saat ini menginginkan agar rumah impiannya cepat terwujud. Tentunya rumah merupakan kebutuhan pokok yang wajib dimiliki oleh beberapa orang, dengan demikian anda akan membutuhkan rumah sebagai tempat untuk tinggal baik untuk sementara atau permanen.
Terutama untuk anda yang saat ini sudah berkeluarga, tentunya ingin memberikan yang terbaik untuk anak atau keluarga anda. Jika anda lelah dengan kebiasaan mengontrak anda bisa memulai untuk mendapatkan kredit KPR, sehingga rumah impian untuk anda dan keluarga dapat segera terwujud tanpa harus menunggu lama, hingga akhirnya penghasilan anda dapat mencukupi untuk membeli rumah.

2. Mempermudah proses pembelian rumah

Ketika anda menggunakan fasilitas KPR tentunya proses pembelian rumah, tidak akan sesulit seperti apa yang anda bayangkan. Biasanya anda hanya perlu mengurus beberapa administrasi di bank, atau dengan pemilik lahan dalam pergantian nama, sehingga biaya yang dikeluarkan juga tidak terlalu mahal, untuk proses pengajuan KPR juga bisa dibilang cukup cepat.

Dengan proses yang cepat maka membeli rumah merupakan suatu hal yang mudah, meskipun memang dalam pengajuan KPR ini anda akan melibatkan banyak pihak. Biasanya pihak yang terlibat dalam penjualan rumah menggunakan KPR adalah, notaris, pihak bank, pihak properti, dan anda sebagai seorang yang mengajukan dan membeli rumah.

Tips Membuat Kue Kering untuk Lebaran yang Enak dan Lezat

Tips Membuat Kue Kering untuk Lebaran yang Enak dan Lezat

Libur panjang menjelang hari raya tentunya bisa Anda manfaatkan untuk membuat aneka jajanan untuk lebaran. Terlebih lagi kue merupakan sajian yang wajib ada di tengah perayaan hari raya. Meski proses pembuatannya cenderung mudah, namun kesalahan kecil ternyata juga bisa mengubah cita rasa kue itu sendiri. Berikut tips membuat kue kering untuk lebaran yang enak.

Proses Pengocokan Gula dan Mentega

Gula dan mentega merupakan bahan utama yang kerap digunakan untuk membuat kue. Demi menghasilkan rasa kue yang enak dan lezat, kedua proses pencampuran kedua bahan ini tentunya harus dilakukan dengan benar. Pastikan Anda jangan memasukkan bahan lain sebelum kedua bahan ini berubah warna menjadi putih pucat. Sebab hal ini dapat mempengaruhi tekstur kue.

Gunakan Mentega yang Sudah Dingin

Ternyata sebelum dikocok dengan bahan lainnya, mentega tidak perlu dilelehkan terlebih dahulu. Tanpa disadari kebanyakan orang cenderung melelehkan mentega terlebih dahulu dengan anggapan agar proses pencampuran dapat berjalan lebih cepat. Namun ternyata ada baiknya Anda menggunakan mentega dingin. Sebab hal ini dapat mempengaruhi tekstur dan kerenyahan kue.

Gunakan Suhu Standar 150 Hingga 170 Derajat Celcius

Penggunaan oven listrik selama pembuatan kue kering ternyata dirasa lebih menguntungkan sebab Anda bisa mengatur suhunya sendiri. Demi menghasilkan kue yang enak dan lezat pastikan Anda menggunakan suku standar antara 150 hingga 170 derajat celcius. Pasalnya suhu yang terlalu panas akan membuat kue lebih kering di bagian luar namun masih basah untuk bagian dalamnya.

Selalu Ayak Tepung Terlebih Dahulu

Kebanyakan ibu-ibu ternyata cenderung malas untuk mengayak tepung terlebih dahulu sebelum membuat kue. Mereka sering beranggapan bahwa tepung yang dijual di pasaran sudah bisa langsung digunakan. Padahal sangat disarankan bagi Anda untuk mengayak terlebih dahulu. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa tepung yang digunakan halus agar kue lebih lembut.

Pilih dan Gunakan Bahan yang Tepat

Tanpa disadari penggunaan bahan yang baik dan tepat juga akan berpengaruh terhadap rasa dan tampilan kue yang akan Anda buat. Misalnya saat Anda hendak membuat kue castangle, Anda tak hanya harus menggunakan keju cheddar namun juga menambahkan keju edam. Tak hanya itu saja penggunaan cokelat juga perlu diperhatikan. Pastikan Anda menggunakan cokelat yang hitam.

Tidak Menyimpan Kue di Lemari Pendingin

Kue kering yang sudah Anda buat harus disimpan ke dalam topples kedap udara. Pasalnya cara penyimpanan yang benar dapat membuat kue tersebut bertahan lebih lama. Bahkan hingga 1 tahun. Selain itu, pastikan Anda tidak menyimpan kue tersebut di lemari es. Kebanyakan orang beranggapan hal ini akan membuat kue bertahan lebih lama, namun justru sebaliknya.

Pasalnya menyimpan kue ke dalam lemari es hanya akan membuat kue menyerap kelembapan. Hal ini akan menyebabkan kue menjadi tidak renyah lagi karena menyerap kelembapan udara selama berada di lemari es. Untuk itu, pastikan Anda menyimpannya di topless kedap udara. Jika diperlukan Anda bisa menambahkan silica gel.

Oleskan Kuning Telur Ketika Kue Sudah Setengah Matang

Ketika Anda memiliki niat untuk membuat beberapa jenis kue, pastikan Anda juga mengoles kuning telur setelah kue setengah matang. Hal ini akan membantu Anda untuk mendapatkan tampilan kue yang lebih cerah dan mengkilap.



Itulah beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk membuat kue kering untuk lebaran yang enak dan lezat. Pastikan memperhatikan hal di atas demi mendapatkan hasil kue lebaran yang lebih enak dan lezat. Ternyata membuat kue tak semudah yang dibayangkan. Dapatkan berbagai jenis kue untuk lebaran dengan pilihan yang beragam hanya di blibli.com. 

Cara Gampang Menciptakan Widget Floating Share Media Sosial

Cara Praktis Membuat Widget Floating Share Media sosial - Hari ini saya akan share tutorial wacana cara menambahkan share kafe media umum floating di blogger. Dalam widget ini telah memasukkan Facebook like, tombol share, Google Plus, Tweet, linkedin dan StumbleUpon, tombol di kafe di masing-masing media umum dilengkapi dengan counter atau penghitung. Saya tidak memakai script dan widget ini bekerja murni pada CSS dan HTML dan sepenuhnya kompatibel dengan semua browser internet.

Baca juga artikel terkait lainnnya:
- Membuat Widget FB Like
- Membuat floating FB Like
- Membuat Floating Langganan Email RSS

Anda sanggup melihat widget media umum statis di sebelah kiri posting blog saya. Saya telah memastikan untuk menjaga proses instalasi semudah mungkin. Kami membuatnya sangat gampang untuk diinstal pada blogger bahkan wordpress, sehingga Anda tidak perlu mengedit isyarat html blogger Anda. Hanya copy dan pastekan ke dalam HTML / Javascript di kotak gadget.

Cara Praktis Membuat Widget Floating Share Media sosial Cara Praktis Membuat Widget Floating Share Media sosial

Cara menciptakan share media umum widget di blogger

  • Login ke akun dashboard blogger Anda.
  • Klik Layout.
  • Klik Tambahkan sebuah Gadget, pilih HTML / Javascript.
  • Salin isyarat di bawah ini dan pastekan di dalam kotak konten.

Cara menciptakan share media umum widget di blogger WordPress

  • Log in ke Dashboard> Appearance> Widgets> Widgets Tersedia.
  • Tarik widget Text ke sidebar.
  • Paste dalam kode.
  • Simpan.

 <style type="text/css">
    #floating_bar {
    background-color:#fff;
    position:fixed;
    padding:0 0 3px 0;
    bottom: 30%;
    margin-left:-60px;
    float:left;
    border: 1px dotted #f7f7f7;
    border-radius: 5px;
    -moz-border-radius:5px;
    -webkit-border-radius:5px;
    z-index:10;
    }
    #floating_bar {
    clear:both;
    }
    </style>
    <div id='floating_bar'>
    <div style='margin:10px 0 5px 13px;' id='like'>
    <div class="fb-like" data-send="false" data-layout="box_count" data-width="40" data-show-faces="false"></div>
    </div>
    <div style='margin:0px 0 0 10px;' id='gplusone'>
    <g:plusone size="tall"></g:plusone>
    </div>
    <div style='margin:5px 5px 5px 6px;'>
    <a href="https://twitter.com/share" class="twitter-share-button" data-via="sharetipsdancara" data-lang="en" data-count="vertical">Tweet</a>
    <script>!function(d,s,id){var js,fjs=d.getElementsByTagName(s)[0],p=/^http:/.test(d.location)?'http':'https';if(!d.getElementById(id)){js=d.createElement(s);js.id=id;js.src=p+'://platform.twitter.com/widgets.js';fjs.parentNode.insertBefore(js,fjs);}}(document, 'script', 'twitter-wjs');</script>
    </div>
    <div style='margin:5px 5px 5px 5px;' id='linkedin'>
    <script src='http://platform.linkedin.com/in.js' type='text/javascript'></script>
    <script data-counter='top' type='IN/Share'></script>
    </div>
    <div style='margin:0 0 10px 11px; id='su'>
    <script src="http://www.stumbleupon.com/hostedbadge.php?s=5"></script>
    </div>
    <p style='line-height:0px; margin-bottom:8px; font-size:10px; font-weight:bold; text-align:center;'><a href=' ' rel='nofollow' style='color:transparent;'> Get Widget</a></p>
    </div>

Catatan: Ganti nama yang saya tandai dengan warna hitam tebal (sharetipsdancara) dengan nama pengguna twitter Anda.
Untuk menyelaraskan widget lebih ke arah kiri atau kanan lalu edit nilai ini. margin-left: -60px;

5. Simpan gadget
6 Tarik gadget dan reposisi di bawah Blog Posts gadget. (Lihat Screenshot bawah untuk mendapat widget menyerupai yang ada di blog ini)
Cara Praktis Membuat Widget Floating Share Media sosial Cara Praktis Membuat Widget Floating Share Media sosial

7. Klik tombol Save

Jika tombol share facebook tidak bekerja tambahkan isyarat Javascript ini sebelum tag </ body>

     <div id = "fb-root"> </ div>
     <script> (function (d, s, id) {
       js var, Fjs = d.getElementsByTagName (s) [0];
       if (d.getElementById (id)) return;
       js = d.createElement (s); js.id = id;
       js.src = "//connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1";
       fjs.parentNode.insertBefore (js, Fjs);
     } (dokumen, 'skrip', 'facebook-jssdk')); </ script>


Kustomisasi

Vertical Alignment:
Pada bab css mengubah nilai 30% untuk yang lain yang merupakan kebutuhan blog Anda misalnya.

bottom: 25%; atau bottom: 30%; atau bottom: 35%;

Untuk memperbaiki jarak bahkan dikala jendela diubah ukurannya, memilih nilai dalam px (pixel) bukan%.

Penyelarasan Horizontal
Untuk menyelaraskan widget lebih ke arah kiri atau kanan lalu edit nilai ini. margin-left: -60px; Nilai negatif mendorong tombol di sebelah kiri kolom blog utama, nilai konkret mendorong ke kanan.

Silahkan bila memiliki saran kritik atau kesulitan dalam memasang widget ini silahkan berkomentar di kotak form komentar yang telah disediakan. Dengan bahagia hati saya akan menjawab dan membantu pertanyaan anda. Semoga artikel diatas berkhasiat da bermanfaat, terima kasih.

Cara Gampang Menciptakan Widget Facebook Fan Like Di Blog

Cara Praktis Membuat Widget Facebook Fan Like di Blog - Setelah sebelumnya saya share wacana cara membuat widget floating like Facebook dengan pengaruh jquery dan cara membuat floating langgan email yang keren, kali ini saya akan share wacana cara menciptakan widget Facebook fans Like di blog. Fungsi widget ini ialah untuk menyediakan tombol like facebook yang secara otomatis terhubung dengan halaman facebook. Nah hal ini sangat mempunyai kegunaan untuk mendatangkan visitor gres dari pengguna facebook. Caranya cukup gampang yang anda perlukan hanya mempunyai halaman pengguna facebook untuk menciptakan widget ini dapat tampil di blog anda. Berikut cara menciptakan widget Facebook Fan Like di blog.

Cara Praktis Membuat Widget Facebook Fan Like di Blog Cara Praktis Membuat Widget Facebook Fan Like di Blog

Cara Praktis Membuat Widget Facebook Fan Like

1. Masuk Halaman Facebook Developer
2. Dapatkan halaman id URL Facebook Anda dengan Mengunjungi Facebook fan page menyerupai gambar dibawah ini:

Cara Praktis Membuat Widget Facebook Fan Like di Blog Cara Praktis Membuat Widget Facebook Fan Like di Blog
3. Paste fan page url Anda di Facebook Halaman kotak url menyerupai layar di bawah ini.
Cara Praktis Membuat Widget Facebook Fan Like di Blog Cara Praktis Membuat Widget Facebook Fan Like di Blog

Pengaturan Facebook Like Box

4. Set parameter lain menyerupai lebar, tinggi dan stream. Preview di sebelah kanan akan memperbarui sendiri sesudah Anda memasukkan perubahan.
5. Klik tombol Get Code jika selseai dilakukan. Anda akan diberi dua kode, berjudul iframe dan XFBML. Anda hanya perlu instruksi iframe menyerupai gambar dibawah.

Cara Praktis Membuat Widget Facebook Fan Like di Blog Cara Praktis Membuat Widget Facebook Fan Like di Blog
6. Copy kode
7. Di Blogger Dashborad, klik Layout dan klik tambahkan Gadget. Pilih HTML / Javascript gadget dan paste instruksi dalam isi kotak. Simpan lihat blog Anda.

Jika anda mengalami kesulitan atau menemui problem dalam mebuat widget ini silahkan berkomenar di kotak komentar yang telah disediakan, dengan bahagia hati saya akan membantu anda. Semoga mempunyai kegunaan dan terima kasih.

Cara Menciptakan Pops Up Facebook Like Di Blogger Memakai Jquery

Cara Membuat Pops Up Facebook Like di Blogger Menggunakan Jquery - Pada kesempatan kali ini saya akan share perihal cara menciptakan widget like Pops up Facebook. Widget ini dapat dijadikan patokan seberapa banyak pengguna Facebook yang menyukai tautan dari blog anda, selain itu juga dapat menambah blog semakin cantik. Setelah kemarin saya posting perihal cara menciptakan widget pops up langganan email yang cara pembuatannya hampir sama, pembuatan widget inipun terbilang mudah. Saya akan menjelaskan secara terperinci cara menciptakan widget like facebook ini. Jika anda melaksanakan semua langkah yang saya share dengan benar maka tampilan widget tersebut akan ibarat gambar dibawah ini:

Cara Membuat Pops Up Facebook Like di Blogger Menggunakan Jquery Cara Membuat Pops Up Facebook Like di Blogger Menggunakan Jquery


Baca Juga widget artikel terkait lainnya:
- Membuat navigasi no urut halaman
- Membuat search box keren
- Membuat Widget Paypal Donation 
- Membuat widget Pagerank
- Membuat majemuk popular post
- Membuat widget Alexa rank terbaru
- Membuat Menubar Navigasi tanpa edit HTML
- Membuat Floating RSS langganan Email

Cara Membuat FB fans like pops up di Blogger

1. Masuk ke akun Dashboard Blogger anda>> Template >> Edit HTML
2. Cari arahan </ head> di template anda untuk lebih mempermudah lakukan pencarian dengan klik Ctrl+ F
3. Paste arahan berikut ini sebelum / di atas arahan </ head> yang saya sebutkan diatas

    <script src='https://ajax.googleapis.com/ajax/libs/jquery/1.6.1/jquery.min.js'></script><script src='http://yourjavascript.com/69231961363/jquery-colorbox-min.js' type='text/javascript'/>
    <script type='text/javascript'>
    jQuery(document).ready(function(){
    if (document.cookie.indexOf(&#39;visited=true&#39;) == -1) {
    var setDays = 1000*60*60*24*7;
    var expires = new Date((new Date()).valueOf() + setDays);
    document.cookie = &quot;visited=true;expires=&quot; + expires.toUTCString();
    $.colorbox({width:&quot;400px&quot;, height:&quot;430px&quot;, inline:true, href:&quot;#facebook-popup&quot;});
    }});</script>

Catatan: * 7 Menetapkan nilai ini akan mensugesti refresh. Menetapkan LikeBox untuk muncul sekali kepada pengunjung dan LikeBox akan muncul lagi sehabis 1 ahad adlah hal yang lebih baik. Gunakan pengaturan default ibarat yang saya tulis diatas.

4. Sekarang Cari ]]></ b: skin>
5. Paste arahan berikut sebelum css di atas ]]></ b: skin>

 /* Colorbox Core Style: The following CSS is consistent between example themes and should not be altered. */
#colorbox, #cboxOverlay, #cboxWrapper { position: absolute; top: 0; left: 0; z-index: 9999; overflow: hidden; }
#cboxOverlay { position: fixed; width: 100%; height: 100%; }
#cboxMiddleLeft, #cboxBottomLeft { clear: left; } #cboxContent { position: relative; }
#cboxLoadedContent { overflow: auto; -webkit-overflow-scrolling: touch; }
#cboxTitle { margin: 0; }
#cboxLoadingOverlay, #cboxLoadingGraphic { position: absolute; top: 0; left: 0; width: 100%; height: 100%; }
#cboxPrevious, #cboxNext, #cboxClose, #cboxSlideshow { cursor: pointer; } .cboxPhoto { float: left; margin: auto; border: 0; display: block; max-width: none; -ms-interpolation-mode: bicubic; } .cboxIframe { width: 100%; height: 100%; display: block; border: 0; }
#colorbox, #cboxContent, #cboxLoadedContent { box-sizing: content-box; -moz-box-sizing: content-box; -webkit-box-sizing: content-box; }
/* User Style: Change the following styles to modify the appearance of Colorbox. They are ordered and tabbed in a way that represents the nesting of the generated HTML. */
#cboxOverlay { background: #000; }
#colorbox { outline: 0; } #cboxContent { margin-top: 20px; background: #000; }
.cboxIframe { background: #fff; } #cboxError { padding: 50px; border: 1px solid #ccc; }
#cboxLoadedContent { border: 5px solid #123D60; background: #fff; box-shadow: 3px 3px 3px #fff; } #cboxTitle { position: absolute; top: -20px; left: 0; color: #ccc; }
#cboxCurrent { position: absolute; top: -20px; right: 0px; color: #ccc; }
#cboxLoadingGraphic { background: url(http://2.bp.blogspot.com/-jcn46y_t6D0/Uc8cG9q6ExI/AAAAAAAAC1k/K63u_2VkemM/s32/loading.gif) no-repeat center center; }
/* these elements are buttons, and may need to have additional styles reset to avoid unwanted base styles */
#cboxPrevious, #cboxNext, #cboxSlideshow, #cboxClose { border: 0; padding: 0; margin: 0; overflow: visible; width: auto; background: none; }
/* avoid outlines on :active (mouseclick), but preserve outlines on :focus (tabbed navigating) */
#cboxPrevious:active, #cboxNext:active, #cboxSlideshow:active, #cboxClose:active { outline: none; }
#cboxSlideshow { position: absolute; top: -20px; right: 90px; color: #fff; }
#cboxPrevious { position: absolute; top: 50%; left: 5px; margin-top: -32px; background: url(https://sites.google.com/site/techprevue/home/controls.png) no-repeat top left; width: 28px; height: 65px; text-indent: -9999px; }
#cboxPrevious:hover { background-position: bottom left; } #cboxNext { position: absolute; top: 50%; right: 5px; margin-top: -32px; background: u(https://sites.google.com/site/techprevue/home/controls.png) no-repeat top right; width: 28px; height: 65px; text-indent: -9999px; }
#cboxNext:hover { background-position: bottom right; } #cboxClose { position: absolute; top: 5px; right: 5px; display: block; background: url(http://4.bp.blogspot.com/-wQsw3MW4DK4/Uc7_hhV5UzI/AAAAAAAAC1U/Uskeu5jhHbo/s130/controls.png) no-repeat top center; width: 38px; height: 19px; text-indent: -9999px; }
#cboxClose:hover { background-position: bottom center; }

6. Simpan template Anda dan tinggal dua langkah terakhir! Kunjungi blog Anda untuk melihatnya bekerja sempurna.
7. Temukan arahan berikut </ body>
8. Paste arahan berikut sebelum tag </ body>

 <div style='display:none'>
    <div id='facebook-popup' style='background:#fff;position:scroll;z-index:99999;'>
    <div style='text-align:center;padding-top:15px'> <h3 style='font-family: &apos;Source Sans Pro&apos;, Sans Serif; Font-size: 18px; font-weight: 300px; '>Receive All Free Updates Via Facebook.</h3>
    <iframe allowtransparency='true' frameborder='0' scrolling='no' src='//www.facebook.com/plugins/likebox.php?href=http%3A%2F%2Fwww.facebook.com%2FSharetipsdancara&amp;width=342&amp;height=300&amp;show_faces=true&amp;colorscheme=light&amp;stream=false&amp;show_border=false&amp;header=false&amp;appId=' style='border:none; overflow:hidden; width:342px; height:300px;'/>
      </div>
      </div>
        </div>

Ganti Sharetipsdancara dengan facebook fan page nama pengguna.

9. Simpan template Anda

Cara Gampang Menciptakan Floating Berlangganan Email Rss Feedburner

Cara Praktis Membuat Floating Berlangganan Email RSS Feedburner - Rss feed ialah fitur dari blogger untuk memudahkan para pembaca dan pengunjung blog untuk mendapat update isu sebuah blog melalui email. Nah cara ini diyakini para pakar SEO berkhasiat untuk mempertahankan pengunjung blog untuk selalu mengikuti update info yang kita publikasikan sehingga para pengunjung maupun blog setia mengikuti perkembangan blog.

Banyak cara yang sanggup dilakukan untuk menciptakan hal ini tetapi tampilannya kurang menarik apalagi fitur widget bawaan orisinil dari blogger. Nah yang akan kita bahas kali ini ialah widget pop up yaitu widget layanan langganan email yang melayang di blog dilengkapi dengan tombol close untuk mempermudah menutup widget bagi pengunjung blog yang tidak menginginkan berlangganan email.

Semua orang tahu pentingnya RSS feed ini. Kaprikornus lebih baik untuk menawarkan pembaca pilihan untuk berlangganan feed blog Anda melalui email. Dalam widget ini pengunjung sanggup berlangganan update harian blog anda via RSS FEED. Berikut ialah cara menciptakan widget pop up berlangganan email.

Cara menginstal widget langganan rss feddburner
Sebelum Anda mengedit setiap template lebih baik untuk memBackup nya terlebih dahulu, cara bijak untuk mencegah kemungkinan yang tidak diinginkan. Dan kalau langkah anda benar maka tampilannya akan menyerupai dibawah ini:
Cara Praktis Membuat Floating Berlangganan Email RSS Feedburner Cara Praktis Membuat Floating Berlangganan Email RSS Feedburner


1 Masuk akun Dashboard Blogger >> Template >> Edit HTML
2 Cari aba-aba </ head> dalam template Anda berikutnya untuk mempermudah pencarian ketik Ctrl + F.
3 Paste aba-aba berikut sebelum / di atas aba-aba </ head> yang saya sebutkan diatas

<script src='https://ajax.googleapis.com/ajax/libs/jquery/1.6.1/jquery.min.js'>
</script>
<script src='http://yourjavascript.com/69231961363/jquery-colorbox-min.js' type='text/javascript'/>
<script type='text/javascript'> jQuery(document)
.ready(function(){ if (document.cookie.indexOf(&#39;visited=true&#39;) == -1) {
var setDays = 1000*60*60*24*7;
var expires = new Date((new Date()).valueOf() + setDays);
document.cookie = &quot;visited=true;expires=&quot; + expires.toUTCString();
$.colorbox({width:&quot;395px&quot;, height:&quot;435px&quot;, inline:true, href:&quot;#email-popup&quot;});
}});
</script>

4. Langkah selanjutnya Cari kode  ]]></ b:skin> kemudian tempatkan aba-aba dibawah ini tepat sebelum atau di atas aba-aba yang saya sebutkan

    #subscriptionwrap {
        width: 600px;
        background: #e9e9e9;
        padding: 15px;
        margin: 14px;
        border: 1px solid #ddd;
        -webkit-border-radius: 4px;
        -moz-border-radius: 4px;
        border-radius: 4px;
        -webkit-box-shadow: 0 1px 0px #f9f9f9 inset,1px 1px 1px rgba(223,223,223,0.4);
        -moz-box-shadow: 0 1px 0px #f9f9f9 inset,1px 1px 1px rgba(223,223,223,0.4);
        box-shadow: 0 1px 0px #f9f9f9 inset,1px 1px 1px rgba(223,223,223,0.4);
    }

    .subscriptionbox h4 {
        font-size: 30px;
        font-family: 'Verdana', Arial;
        font-variant: small-caps;
        margin: 0 auto;
        text-align: center;
        line-height: 30px;
        color: #333;
        font-weight: 600;
        text-shadow: 1px 1px 5px #333;
        text-decoration: none !important;
    }

    .subscriptionbox p {
        font-family: georgia;
        font-style: italic;
        font-size: 26px;
        text-align: center;
        margin: 0px;
        line-height: 30px;
        margin-top: 25px;
        border-bottom: 1px solid #333;
        color: #454545;
        padding-bottom: 20px;
    }

    .emailbutton1 {
        background: #f7f8f9;
        background: -webkit-linear-gradient(top,#f7f8f9 0%,#e9e9e9 100%);
        background: -moz-linear-gradient(top,#f7f8f9 0%,#e9e9e9 100%);
        background: -o-linear-gradient(top,#f7f8f9 0%,#e9e9e9 100%);
        background: -ms-linear-gradient(top,#f7f8f9 0%,#e9e9e9 100%);
        background: linear-gradient(top,#f7f8f9 0%,#e9e9e9 100%);
        filter: progid:DXImageTransform.Microsoft.gradient( startColorstr="#f7f8f9",endColorstr="#e9e9e9",GradientType=0 );
        border: 1px solid #ddd;
        -webkit-border-top-right-radius: 4px;
        -moz-border-top-right-radius: 4px;
        border-top-right-radius: 4px;
        -webkit-border-bottom-right-radius: 4px;
        -moz-border-bottom-right-radius: 4px;
        border-bottom-right-radius: 4px;
        -webkit-box-shadow: 0 1px 0 #f9f9f9 inset,1px 1px 1px rgba(223,223,223,0.4);
        -moz-box-shadow: 0 1px 0 #f9f9f9 inset,1px 1px 1px rgba(223,223,223,0.4);
        box-shadow: 0 1px 0 #f9f9f9 inset,1px 1px 1px rgba(223,223,223,0.4);
        color: #888 !important;
        text-shadow: 0 1px 0 #fff;
        line-height: 1.5;
        top: 0px;
        margin: 10px 0 0 -15px;
        cursor: pointer;
        padding: 18px 15px 15px 15px !important;
        font-size: 14px;
        font-weight: bold;
        text-decoration: none !important;
    }

    .emailbutton1:hover {
        background: #f1f1f1;
        background: -webkit-linear-gradient(top,#f1f1f1 0%,#e0e0e0 100%);
        background: -moz-linear-gradient(top,#f1f1f1 0%,#e0e0e0 100%);
        background: -o-linear-gradient(top,#f1f1f1 0%,#e0e0e0 100%);
        background: -ms-linear-gradient(top,#f1f1f1 0%,#e0e0e0 100%);
        background: linear-gradient(top,#f1f1f1 0%,#e0e0e0 100%);
        filter: progid:DXImageTransform.Microsoft.gradient( startColorstr="#f1f1f1",endColorstr="#e0e0e0",GradientType=0 );
        text-decoration: none !important;
    }

    .emailinput1 {
           width: 490px !important;

        height: 37px;    padding-right: 30px !important;
        float: left;
        margin: 10px 0 0 0px;
        padding: 8px 40px 8px 10px;
        border: 1px solid #d2d2d2;
        background: #fff;
        font-family: georgia;
        font-style: italic;
        font-size: 16px;
        color: #949494;
        -webkit-border-radius: 4px;
        -moz-border-radius: 4px;
        border-radius: 4px;
        text-decoration: none!important;
    }

5. Simpan template Anda dan Anda selesai tinggal dua langkah terakhir! Kunjungi blog Anda untuk mengecek widget tersebut bekerja sempurna? kalau semuanya bekerja dengan baik maka Ikuti langkah terakhir di bawah ini.
6. Sekarang cari aba-aba berikut ini </ body>
7. Paste aba-aba berikut sebelum tag </ body>.

     <div style='display:none'>
<div id='email-popup' style='position:scroll; z-index:99999;'>
<div id='subscriptionwrap'>
<div class='subscriptionbox'>
<h4>Ready To Be Make <strong>Elegant Blog</strong></h4>
<p>Subscribe to to enjoy Tips Information</p>
<form action='http://feedburner.google.com/fb/a/mailverify' class='emailform1' method='post' onsubmit='window.open(&quot;http://feedburner.google.com/fb/a/mailverify?uri=sharetipsdancara&quot;, &quot;popupwindow&quot;, &quot;scrollbars=yes,width=550,height=520&quot;);return true' target='popupwindow'>
<input name='uri' type='hidden' value='sharetipsdancara'/>
<input name='loc' type='hidden' value='en_US'/>
<input class='emailinput1' name='email' onblur='if (this.value == &quot;&quot;) {this.value = &quot;Enter your email...&quot;;}' onfocus='if (this.value == &quot;Enter your email...&quot;) {this.value = &quot;&quot;}' type='text' value='Enter your email...'/>
<input class='emailbutton1' title='' type='submit' value='SignUp'/>
</form>
</div>
</div>
  </div>
  </div>

8. Sekarang Anda perlu menciptakan perubahan-perubahan dalam aba-aba html.
Mengedit teks yang saya kasih warna merah untuk edit bab atas kotak input.
Sekarang ganti sharetipsdancara dengan link Email RSS Feedburner Anda. Anda sanggup mendapatkannya dengan mengunjungi akun feedburner Anda kemudian arahkan ke Publikasikan dan kemudian ke Email Berlangganan.
Ganti sharetipsdancara dengan judul feed Anda. Ini muncul di simpulan link feed Anda. Dalam hal ini akun saya ialah <input name = Jenis 'uri' = 'hidden' value = 'sharetipsdancara' />

9. Simpan template Anda.