5 Hal Penting Bagi KADIN Dalam Membenahi Dunia Usaha Nasional


(sumber gambar: https://unjkita.com/tantangan-ekonomi-tahun-2017/
Bagi Kamar Dagang dan Industri Indonesia atau kadin Indonesia, dunia usaha nasional masih memerlukan banyak pembenahan guna menyongsong perubahan global.  Tanpa adanya pembenahan yang signifikan, menjadi sulit bagi Indonesia kemudian untuk mengejar ketertinggalan.

Sektor Penting yang Harus Dibenahi Untuk meningkatkan Kinerja Dunia Usaha Nasional

Ada  cukup banyak sektor yang harus dibenahi guna menbangun iklim dunia usaha yang sehat dan produktif pada taraf nasional. Dorongan kepada pemerintah untuk menghasilkan draft kebijakan yang mendukung entrepreneurship adalah bagian penting dari hal ini. Sementara pemberdayaan SDM, pembangunan infrastruktur, perbaikan kualitas pendidikan adalah hal lain yang juga tidak kalah penting.
Khusus dalam dunia usaha, Kamar Dagang dan Industri Indonesia setidaknya menilai beberapa hal yang paling krusial untuk dibenahi. Pada dasarnya ini adalah tantangan dunia usaha nasional untuk meningkatkan produktivitas secara keseluruhan. Targetnya adalah pertumbuhan yang signifikan dari sisi dunia wirausaha sekaligus menjadi rantai menuju kesejahteraan masyarakat Indonesia.
Lantas apa saja kemudian tantangan yang dianggap penting oleh Kadin Indonesia tersebut? Berikut akan kita uraikan satu-persatu.

Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia

Sumber Daya Manusia selalu menjadi fokus utama untuk mewujudkan peradaban yang madani, tak terkecuali pula dalam sektor ekonomi. Dunia usaha nasional tidak dapat dibangun dengan pertumbuhan signifikan tanpa diiringi dengan peningkatan SDM masyarakat. SDM yang berkualitas kemudian menjadi bagian dari entrepreneurship adalah sebuah keharusan.
SDM yang dimaksud oleh Kadin adalah kualitas SDM yang tidak melulu berbicara mengenai sektor ketenagakerjaan dan serapan lapangan kerja. Akan tetapi lebih jauh, justru menyemai jiwa kewirausahaan dalam masyarakat melalui berbagai pemberdayaan yang sesuai. Dunia usaha nasional membutuhkan SDM yang unggul untuk dapat maju dan berkembang.

Regulasi Perbankan Nasional

Hal kedua yang perlu dibenahi untuk mewujudkan iklim dunia usaha nasional yang kondusif dan produktif adalah sistem perbankan. Bagian yang paling perlu ditinjau ulang adalah regulasi atau aturan yang membuat bank asing demikian mudah membuka cabang di Indonesia.
Pada satu sisi, ini memang merupakan konsekuensi dari pasar bebas. Namun tanpa regulasi yang ketat, hal ini justru membahayakan kestabilan perbankan nasional. Kestabilan ekonomi bagi Kadin dapat terganggu  karena faktor ini.

Kebijakan Pemerintah

Untuk menciptakan dunia usaha nasional yang memiliki daya saing yang kuat terhadap serbuan komoditas asing, dibutuhkan dukungan konsisten pemerintah dan otoritas terkait. Ini sebenarnya lebih kepada bagaimana pemerintah membantu para pelaku usaha di Indonesia untuk tumbuh dan berkembang tanpa harus khawatir dengan invasi asing dengan cara yang tidak sehat.

Pengembangan Potensi Wisata

Sektor wisata di Indonesia memiliki potensi yang sangat besar. Jika potensi ini dikelola dengan maksimal melalui berbagai dukungan yang terintegrasi, maka ini akan menjadi bagian besar dari pemasukan devisa negara. Selain itu, pemanfaatan potensi wisata yang merata dan tertata, akan berimbas pula pada semakin terbukanya lapangan kerja.

Pembangunan dan Revitalisasi Infrastruktur Menyambut Era 4.0

Indonesia harus mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk menyambut dan beradaptasi dengan pergeseran industri dari 3.0 menuju 4.0. Revitalisasi yang dimaksud adalah sebuah revolusi menyeluruh yang memungkinkan Indonesia tampil sebagai pemain penting dalam era industri 4.0.
Persiapan  yang ditegaskan oleh Kadin Indonesia meliputi berbagai lini usaha, termasuk juga dengan resources SDM dan infrastruktur. Dengan pembenahan semua bidang secara totalitas dan terarah, Indonesia akan mampu membangun iklim dunia usaha yang bukan saja baik dan produktif. Namun pada tahapan yang lebih jauh, akan membawa pula kemakmuran bagi bangsa Indonesia secara menyeluruh.